Bayangan di cermin?
Namanya Raka, seorang mahasiswa tingkat akhir yang tinggal sendiri di sebuah kamar kos tua di pinggiran kota. Sejak pindah ke kamar itu, ia merasa ada yang aneh. Setiap malam, tepat pukul 02.00, cermin di kamarnya selalu berkabut, padahal ia tidak mandi air panas. Kadang terlihat bayangan samar yang bergerak di balik pantulan.
Awalnya ia mengabaikan, tapi malam demi malam bayangan itu semakin jelas—seorang pria yang mirip dirinya, berdiri diam, menatap langsung ke matanya melalui cermin.
Sampai suatu malam, Raka tak tahan. Ia menatap balik bayangan itu dan bertanya, “Siapa kamu sebenarnya?”
Bayangan itu tersenyum tipis, dan untuk pertama kalinya... menjawab.
"Aku Qorinku. Aku adalah bayanganmu sejak kamu lahir."
Raka membeku. Tubuhnya dingin. Jin itu mulai menceritakan bahwa setiap manusia memiliki qorin—jin pendamping yang menemani sejak lahir. Sebagian qorin bersifat netral, tapi ada yang jahat. Dan qorin milik Raka… tidak pernah suka melihat Raka bahagia.
"Setiap kali kamu sedih, setiap kali kamu kehilangan arah, itu karena aku membisikkan keraguan dalam hatimu," bisik jin itu.
Qorin Raka mengaku bahwa ia bisa lebih kuat bila Raka terus tenggelam dalam kesedihan dan ketakutan. Tapi kini, batas antara dunia mereka mulai menipis, dan qorin itu ingin mengambil alih—bukan hanya memengaruhi, tapi menggantikan.
Esoknya, teman-teman kos menemukan Raka terduduk di depan cermin, tersenyum aneh, matanya kosong. Sejak malam itu, Raka berubah. Ia jadi lebih pendiam, pandangannya tajam, dan yang paling aneh—ia tak pernah terlihat bayangannya lagi di cermin.
Thank You
---
Komentar
Posting Komentar