Postingan

Ada apa dengan kitab Arunika?

  Di perpustakaan tua yang hampir runtuh di tengah kota lama, seorang siswa SMA kutu buku bernama Reyhan menemukan sebuah rak tersembunyi di balik dinding retak. Di sana, tergeletak sebuah buku aneh berbalut kulit hitam legam, bertuliskan aksara yang terus berubah-ubah. Tak ada judul, tak ada penulis. Tapi begitu Reyhan menyentuhnya, buku itu membuka sendiri, dan di halaman pertama muncul satu kalimat berwarna emas: “Bacalah hanya jika kau siap kehilangan cahaya dalam dirimu.” Karena rasa penasaran, Reyhan membaca mantra pertama. Saat ia membacanya, ruangan sekitar berubah. Cahaya lampu padam, dan ia mendengar bisikan dari balik lemari, dari sela-sela dinding… bisikan yang menyebut namanya. Besoknya, Reyhan mulai mengalami hal-hal aneh. Ia bisa melihat masa lalu orang lain hanya dengan menyentuh mereka. Ia tahu siapa yang berbohong, dan siapa yang menyimpan dendam. Tapi semakin banyak yang ia ketahui, matanya berubah kornea mulai gelap, seolah menyerap cahaya. Setiap mantra yang di...

Kamar mandi Nomor 3

Di SMP Negeri Tirta Bangsa, ada satu aturan tak tertulis yang selalu disampaikan kakak kelas ke adik kelas setiap tahun ajaran baru: “Jangan pernah masuk ke kamar mandi putri nomor 3 di lantai 2… terutama saat jam 12 siang.” Awalnya, Naya, siswi kelas 8, menganggapnya cuma cerita iseng. Sampai suatu hari, saat ia terlambat ke kelas karena perutnya mulas, semua kamar mandi penuh kecuali yang satu itu nomor 3. Pintu kamar mandi itu tua, kusam, dan sedikit mengelupas. Anehnya, meski sudah siang, lampu di dalamnya menyala sendiri dan hawa di dalam begitu dingin. Tapi karena tak tahan lagi, Naya masuk. Saat sedang di dalam, ia mendengar bunyi air keran menyala sendiri. Lalu ada ketukan pelan... dari bilik sebelah. Tok… tok… tok… “Naya…” suara pelan memanggil, padahal ia yakin tak ada siapa pun. Ketika ia keluar, dunia terlihat berbeda. Sekolahnya gelap, sunyi, seperti ditinggalkan. Jam di dinding retak, menunjuk angka 00:00. Di lorong, foto-foto kepala sekolah yang biasanya ada, kini kosong...

Ada apa dengan pesantren Al-Mumtaz?

Di sebuah desa yang terpencil dan jarang terjamah teknologi, berdirilah sebuah pondok pesantren bernama Al-Mumtaz. Pondok ini tidak terkenal, bahkan hampir tak pernah terdengar kabarnya. Namun, orang-orang di sekitar tahu satu hal: tak ada santri yang pernah keluar dari sana setelah mondok. Rafi, seorang pemuda kota yang gelisah akan arah hidupnya, memutuskan untuk mendalami agama di pesantren terpencil, berharap bisa menemukan kedamaian batin. Ia menemukan info tentang Al-Mumtaz dari sebuah selebaran misterius, tanpa alamat yang jelas. Tapi anehnya, tak lama setelah ia berniat pergi, ada seorang lelaki tua mengetuk pintu rumahnya, menawarkan tumpangan menuju pesantren itu. Saat tiba, suasana pondok itu terasa dingin meski matahari sedang terik. Para santri di sana tidak berbicara banyak, mata mereka kosong, dan semua perintah dari Kyai Usman dipatuhi tanpa tanya. Kyai itu karismatik, namun ada sesuatu yang gelap dalam tatapannya seolah menyimpan rahasia lama. Pada malam hari, Rafi mul...

Perjanjian ditengah malam

Di sebuah desa terpencil yang dikelilingi hutan lebat, tinggal seorang pemuda bernama Arfan. Ia hidup sederhana, tapi menyimpan ambisi besar: ingin kaya, dihormati, dan tak pernah merasakan kekalahan. Ia muak menjadi orang biasa-biasa saja. Suatu malam, saat badai mengguncang desanya, Arfan menemukan sebuah buku tua berdebu di gudang peninggalan kakeknya. Buku itu berjudul “Malik al-Zhulumat”, artinya Penguasa Kegelapan. Di dalamnya terdapat simbol-simbol aneh dan mantra yang dipercaya bisa memanggil iblis. Didorong rasa putus asa dan amarah, Arfan mengikuti ritual di halaman belakang rumahnya, tepat pukul 3 pagi. Ia membaca mantra, membakar dupa, dan menggambar segel darah di tanah. Angin berhenti. Suasana hening mencekam. Lalu... muncullah sosok tinggi berselubung bayangan, bermata merah menyala. “Namaku Azhaziel. Engkau memanggilku, dan aku datang.” Iblis itu menawarkan perjanjian: segala yang Arfan inginkan akan diberikan kekayaan, kekuasaan, bahkan cinta asal ia bersedia menyerahk...

Bayangan di cermin?

Namanya Raka, seorang mahasiswa tingkat akhir yang tinggal sendiri di sebuah kamar kos tua di pinggiran kota. Sejak pindah ke kamar itu, ia merasa ada yang aneh. Setiap malam, tepat pukul 02.00, cermin di kamarnya selalu berkabut, padahal ia tidak mandi air panas. Kadang terlihat bayangan samar yang bergerak di balik pantulan. Awalnya ia mengabaikan, tapi malam demi malam bayangan itu semakin jelas—seorang pria yang mirip dirinya, berdiri diam, menatap langsung ke matanya melalui cermin. Sampai suatu malam, Raka tak tahan. Ia menatap balik bayangan itu dan bertanya, “Siapa kamu sebenarnya?” Bayangan itu tersenyum tipis, dan untuk pertama kalinya... menjawab. "Aku Qorinku. Aku adalah bayanganmu sejak kamu lahir." Raka membeku. Tubuhnya dingin. Jin itu mulai menceritakan bahwa setiap manusia memiliki qorin—jin pendamping yang menemani sejak lahir. Sebagian qorin bersifat netral, tapi ada yang jahat. Dan qorin milik Raka… tidak pernah suka melihat Raka bahagia. "Setiap kali...

Apa itu santet?

 Santet adalah istilah dalam budaya Indonesia yang merujuk pada praktik ilmu gaib atau ilmu hitam yang digunakan untuk menyakiti orang lain dari jarak jauh. Biasanya santet dilakukan dengan bantuan kekuatan supranatural, seperti jin atau roh halus, dan dipercaya bisa menyebabkan korban mengalami gangguan fisik, mental, atau bahkan kematian secara misterius Santet juga sering dipahami sebagai bentuk sihir jahat yang dilakukan oleh seseorang (biasanya disebut dukun atau paranormal) atas permintaan orang lain yang memiliki niat buruk, seperti balas dendam, iri hati, atau permusuhan. Dalam praktiknya, santet bisa melibatkan berbagai media seperti boneka, jarum, paku, atau benda-benda lainnya yang kemudian secara mistis "dikirim" ke tubuh korban. Ciri-ciri Korban Santet (menurut kepercayaan masyarakat): 1). Sakit yang tidak bisa dijelaskan secara medis 2). Mimpi buruk atau merasa diawasi terus-menerus 4). Perubahan perilaku drastis 5). Melihat hal-hal gaib 6). Tiba-tiba ketakutan ...

Ada apa dengan kakek?

  Kakekku adalah orang terkenal untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang tidak masuk akal atau biasanya orang menyebut tetua di desa Rinjani. Tetapi ada satu kejadian yang membuat kakekku menjadi aneh dan tidak seperti  kakek yang ku kenal. Cerita ini berawal pada tahun 2017.     Tahun 2017...     Pada pagi hari yang cerah kakekku dimintai tolong oleh seseorang yaitu Anto untuk menyembuhkan penyakit ayahnya yang telah lama dideritanya. Akhirnya tidak selang lama kakekku pun langsung berangkat menuju kerumah Anto untuk menyelidiki ada apa dengan ayahnya Anto.       Sesampainya dirumah Anto...      Saat sudah sampai kakekku pun langsung memeriksa ada apa dengan ayahnya Anto. Ternyata benar dengan dugaan kakekku bahwa ayahnya Anto ada yang sengaja mengirimkan santet. Dan pada akhirnya kakekku mencoba menyembuhkan nya, tetapi tidak bisa dan akhirnya malh kakekku juga kena imbasnya